Kamu Datang (lagi)


Sekejap mata
semua yang tersimpan berebut memenuhi lorong ingatan
waktu seakan terlempar mundur ke belakang
menarik kasar ingatan yang hampir terbuang.
Dengarlah kau,
hati yang dulu pernah ku nanti,
hatiku telah bangun dari mati suri.
Tapi, kenapa sekarang mulai lumpuh
nyaris tak lagi berfungsi?
Semua remuk
disergap tiba-tiba aura rasa
darimu untukku.

Jakarta, 21 April 2011

Iklan