Kamu Datang (lagi)


Sekejap mata
semua yang tersimpan berebut memenuhi lorong ingatan
waktu seakan terlempar mundur ke belakang
menarik kasar ingatan yang hampir terbuang.
Dengarlah kau,
hati yang dulu pernah ku nanti,
hatiku telah bangun dari mati suri.
Tapi, kenapa sekarang mulai lumpuh
nyaris tak lagi berfungsi?
Semua remuk
disergap tiba-tiba aura rasa
darimu untukku.

Jakarta, 21 April 2011

Iklan

2 thoughts on “Kamu Datang (lagi)

  1. fi berkata:

    Assalaamu’alaykumwrh..
    punya blog juga ternyata ukh.. ^^

    main2 ke lapak fi ya..

    btw puisinya manis.. tapi fi kurang paham maksdnya.. @.@

    • wa’alaikumsalam ukhti…
      hahaha..cuma iseng aja kok, udah sering ane main ke blog situ, giliran situ ya yg sekarang maen ke blog ane πŸ˜€
      wew, maska sih? justru di situlah letak esensi suatu puisi. intepretasi orang yang beda2 itu yg bikin puisi jadi nilai seni πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s