Cerita Tentang Anak Sulung #1


Anak sulung itu harus bisa jadi contoh dan bukan jadi beban.

Anak sulung itu harus bisa jadi pemimpin dan pelindung keluarga:mama,papa dan adik-adiknya.

Anak sulung itu harus bisa menguatkan orang lain,bukan terlalu sering dikuatkan.

Anak sulung itu panutan,seharusnya tidak banyak ceroboh.

Anak sulung itu seharusnya pemikir,perasa dan peka situasi tanpa diberitahu.

Anak sulung itu pantang mengeluh,merengek,merajuk dan menangis di depan orang yg dicintainya:keluarga.

Anak sulung itu seharusnya tulang punggung kedua setelah ayah.

Anak sulung itu seharusnya ‘ayah kedua’ bagi adik-adiknya,tidak peduli si sulung laki-laki atau perempuan.

Anak sulung itu seharusnya bisa multitasking dan multifungsi.

Anak sulung itu adalah harus bisa menjadi motivator untuk adik2nya dan dirinya sendiri.

Tapi sayangnya,anak sulung bukan malaikat atau manusia sempurna.

Si sulung punya ego muda yg kadang dia sendiri susah mengendalikan.

Si sulung punya rencana yg hanya dia sendiri yg paham,bukan keluarganya atau orang lain.

Si sulung terkadang punya cinta yg terbagi, bukan lagi untuk keluarga, tetapi kekasihnya.

Si sulung punya impian yg tidak bisa diterjemahkan dengan orang tua yg lintas generasi.

Baiklah. . .keadaan yg akan berbicara. Disadari atau tidak, mau tidak mau, si sulung haruslah sedemikian rupa.

Ya. . .sedemikian rupa sehingga dia tetap menjadi si sulung sebenarnya, bukan hanya sulung karena terlahir pertama.

Jakarta, 3 Agustus 2011

Iklan

Gak jelas dan tetep aja gak jelas #1


Sudah lama banget gak nulisin blog ini, seperti seabad rasanya. Yah.tapi mau bagaimana lagi, orang (sok) penting sedang (merasa) dibutuhkan -,-”

UAS sudah didepan mata, tapi belajar belum ada 20 %. Ketika tanya teman-teman yang lain, rata-rata juga menjawab belum belajar. eeeeiiiiittttttssssssss…….tunggu dulu. Kalo ditanya masalah sudah belajar atau belum itu, anak STIS rata-rata tidak bisa dipercaya. Dari pengalamanku selama hampir 2 tahun kuliah disini, mereka bilangnya gak belajar, tapi tiap hari baca buku dan ngerjain soal hampir all day long dan nilai2 mereka subhanallah bagus2nya. Nah kan ya………kalo gak belajar, itu namanya kegiatan apa lagi itu?? Maaf aja ya,,sorimayori deh, aku bukan tipe orang yang percaya, pinter itu bawaan dari orok, pasti ada unsur rajinnya walopun cuma seupil. Baiklah, sepertinya konsep dan definisi ย belajar perlu dirubah dan diluruskan lagi di kalangan mahasiswa kampus abu-abu ini (bahasanya itu……..aduduh).

Dan ada lagi urusan yang sepertinya agak gimanaaaaaaaaaa gitu kalo aku sebut. ntar aku dikira solot lagi, hahaha…..udahlah. sebut saja proyek ๐Ÿ™‚ . tapi, proyek nir laba. Kalo ada laba palingan laba pahala dan keterampilan :D.

Oiya…..SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA YAA!!!!!!!!!! Semoga kita dimudahkan dalam usaha dan ibadah kita, amien ๐Ÿ™‚ ayo ayo ayo pada gemar beribadah, mumpung lagi diskon gede2an ini. maksudnya diskon pahala, bukan diskon yang lain2, hehehe….

OK. Tiket pulang sudah ada di tangan, mari belajar yang rajin biar pulang ke rumah ntar gak nangis darah kayak liburan semester lalu. huwohuwohuwo…………..20 Agustus, I’m in my home sweet home ๐Ÿ™‚