Bandung : Libur Panjang dan Cinta Kita #1


Awal Bulan Desember 2016, saya yang masih bekerja di tengah Indonesia ini mengajukan cuti tahunan. Mayan kan bisa ketemu sama suami tercinta, sekaligus jalan-jalan.

Seminggu saya habiskan di rumah mama papa saya di Sukoharjo, Jawa Tengah. Sahabat baik saya dari kecil menikah dan saya dikasih kain buat jadi bridesmaid. Awww awwww….. Gimana cantiknya dia (dan tentu saja saya) itu rahasia. Merayu suami buat mau pulang ke Sukoharjo, alhamdulillah suami bisa ijin. bahagiaaaaaaaaa…….

Seminggu selanjutnya (saya cuti 2 minggu kalender, btw) saya dan suami memutuskan untuk jalan-jalan. BANDUNG menjadi destinasi kami kali ini. Kami memilih Bandung bukan karena tanpa sebab. Beberapa waktu lalu suami ada perjalanan dinas ke Bandung dua kali. Perjalanan dinas pertama, saya dioleh-olehi suami vest emesh warna abu-abu tua. Perjalanan dinas kedua, suami bingung mau ngasih saya oleh-oleh apa. Akhirnya, suami menawarkan ‘gimana kalo kita liburan ke Bandung pas long weekend nanti?’. Tanpa banyak pikir, saya langsung mengiyakan aja. Mayan, honeymoon kedua :D.

Urusan transportasi dari dan ke plus selama di Bandung itu urusan suami. Giliran penginapan dan itinerary mana saja yang mungkin kami kunjungi itu urusan saya. Sippppp….

Sudut Kota Bandung Selalu Menarik Untuk Difoto

Sudut Kota Bandung Selalu Menarik Untuk Difoto

Hari H pun tiba. Suami memesan tiket kereta Argo Parahyangan yang berangkat jam 5 pagi dari Gambir. Malang tak dapat ditolak, kami telat bangun! Alarm hp sudah saya set di jam 3 dini hari, entah karena faktor saya yang terlalu capek atau karena saya matiin terus saya tidur lagi, saya terbangun di jam 4 pagi. Langsung syok, terus bangunin abang. Saya pun langsung gerak cepat dong. Mandi kilat jadi tujuan utama. Setelah mandi, saya pun dibuat KZL ZBL BGT sama suami. Gimana gak dongkol coba, waktu tinggal mepet gini si abang masih bisa-bisanya terkantuk-kantuk duduk di atas kasur. Gjkgjkgjk…… Baru mandi pas disuruh mandi, itu juga mandinya lama bener. Arrrrgggghhhhhhh……

Jam sudah menunjukkan 4.30. Saya udah menyerahkan sepenuhnya gimana kami berangkat ke abang. Terserahlah. Masih dongkol. Si abang ngerasa waktu setengah jam nggak bakal cukup buat ngejar kereta naik taksi ke Gambir. Searching sana-sini, si abang menemukan artikel kalo kereta Argo Parahyangan ini menaikkan penumpang dari Jatinegara. OK sip. Meluncurlah kami ke Jatinegara. Drama belum berakhir ternyata. Taksi yang kami tumpangi sopirnya baru dan belum hapal jalan, ke Stasiun Jatinegara aja nyasar. Gjkgjkgjk…..

Sampai di stasiun, kami celingak-celinguk nyari mana nih tempat buat nge-print tiket. Setelah tanya petugas stasiun, ternyata kereta Argo Parahyangan nggak menaikkan penumpang di Jatinegara. Kami disarankan untuk naik CL ke Stasiun Bekasi. Dan ketika petugasnya mendengar kami akan berangkat jam 5 atau sekitar 15 menit lagi, kereta Argo Parahyangan tak akan terkejar. Lemes kami lemes……

Inhale exhale inhale exhale…..

Sepagi ini kami drama ketinggalan kereta, ditambah lagi belum sarapan, mandi kilat dan sisa-sisa ngantuk masih ada. Fiyuh…..

Kami sudah masuk ke halte busway ketika tiba-tiba terdengar suara suami “Dek, aku kebelet pup. Cari WC dulu yuk.” Duh!

Sambil menunggu si abang menyelesaikan “panggilan alam”, saya melanjutkan searching tiket travel Jakarta-Bandung yang tadi sempat tertunda. Pikir ini itu, akhirnya aku ambil 2 opsi jam berangkat dari 2 shelter berbeda dari travel agen yang sama. Skip skip skip…..

Sebel Nggak Sebel Kita Tetap Selfie

Sebel Nggak Sebel Kita Tetap Selfie

Kami berangkat ke Bandung naik travel jam 9 pagi dari Tebet. Alhamdulillah, akhirnya jadi berangkat juga. Kami paham sih resikonya naik travel di long weekend gini, pasti macet. PASTI.

Jalan dari Jakarta ke Bandung relatif lancar. Alhamdulillah ya, seneng gitu. Eh tapi, pas keluar tol mau masuk Kota Bandungnya…..alamaaaaaaaaakkkkkkk, kami terjebak macet 2 jam. Gjkgjkgjk.

Welcome to Bandung

Welcome to Bandung

Hampir jam 3 sore, kami turun di daerah Pasteur. Lemes dan perut laper itu udah pasti. Tujuan utama : cari makan. Iseng-iseng kita nyoba Bakso Boedjangan, bakso yang lagi hits dan kekinian dari Bandung. Worth it lah, namanya juga orang laper pasti apa aja enak :p.

Sambil makan, kami berdua diskusi tentang itinerary yang sudah berantakan dari kami berangkat tadi. Coret ini coret itu, telat bangun sejam nyoretin apa-apa.

Bukan Pesan Sponsor

Bukan Pesan Sponsor

Karena hari menjelang sore dan mendung sudah di depan mata, kami berdua bergegas menuju ke hotel di daerah Cihampelas. Namanya Vio Hotel, hotel budget yang harganya bisa lebih rendah lagi karena memanfaatkan promo dari web pemesanan hotel langganan kami. Namanya juga hotel budget, asal bisa tidur aja lah :D.

Sore hari menjelang Maghrib, kami memutuskan untuk jalan keluar. Tujuan kami hari itu di daerah Jalan Riau : shopping. Kami nggak shopping maksa sih, kalo ada yang bagus dan harga cocok ya dibeli, kalo enggak ya udah. Jalan Riau surganya FO, begitu kata suami. Jujur, saya nggak paham mana FO yang jual barang bagus, saya cuma lihatnya di situ ada beberapa FO yang ramai di kunjungi. Dan kesanalah tujuan kami selanjutnya. Saya kurang nyaman ketika belanja dan banyak orang. Demi menyenangkan hati suami, ya udahlah saya belanja. Satu aja barang yang saya beli : tas tenteng buat ke pesta :p.

Selesai belanja, kami disambut hujan lebat. Padahal agenda kami selanjutnya adalah mengambil motor sewaan yang ada di daerah Dipati Ukur. Terpaksa, sambil menunggu hujan kami makan malam.

Salah satu hal konyol yang kami lakukan saat jalan-jalan di musim penghujan adalah lupa membawa payung. Hari sudah malam, gerimis masih lebat rintik-rintiknya. Kami memutuskan naik taksi dari Jalan Riau ke daerah Dipati Ukur. Setelah sampai sana, kami masih harus nyari lokasi penyewaan sepeda motor karena tempatnya masuk ke dalam gang kecil.

Wuah, drama kami luar biasa hari itu. Berantem, terus diem-dieman, terus curhat, terus ketawa-ketiwi lagi, terus berantem lagi, muter gitu aja terus. Ini semua karena telat bangun sejam, haha….

Jadi, aturan mutlak nomer satu sebelum mulai jalan-jalan : jangan bangun telat.

Lanjutannya ada di sini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s