S.K.R.I.P.S.I #5


Halohaaaaaa………….sepertinya blog ini mulai sepi pengunjung deh. Udah terlihat debu setebal beberapa senti, dan itu sarang laba-laba dimana-mana. Berbulan-bulan tidak tersentuh tangan cantikku, sungguh merana nasibmu kini blogku

*pukpuk

*tiup-tiupin debu

*bersihin pake vacum cleaner

*trus dipel

Nah, sekarang seenggaknya udah bersih dan siap ditulisin lagi. Yiihaaaa 😀

Pertama sekali, maaf ya. Maaf maaf maaf pake banget deh. Bukannya sibuk sok sibuk tapi saya beneran nggak selera buat nulis apapun. Mulai dari nulis blog, nulis diary cinta saya sama abang (udah berbulan-bulan ngganggur nggak kesentuh), nulis catatan pelajaran, nulis uang pengeluaran harian, nulis agenda di papan kamar, sampai akhirnya nulis skripsi jadi korban. Jangan tiru mahasiswa tingkat akhir seperti ini yaaaa.

Maih inget kan dengan ujian komprehensif yang dulu pernah saya tulis di blog ini? Yaudah deh kalo nggak inget, nih saya ingetin lagi. Baik kan saya? Kurang apa lagi coba, nggak inget aja diingetin loh pembacanya :p. Ujian komprehensif di kampus saya itu diadakan di hari terakhir UAS semester 7. Materinya mencakup semua materi mata kuliah inti dari semester 1-7 tersebut. Ngeri? Udah jangan tanya ngerinya kayak apa. Eh tapi kalo dibilang ngeri, nggak nggigit sih sebenernya dia. Tapi kalo dibilang nggak ngeri kok ya keterlaluan ya? Ya gitu deh, susah dideskripsikan –“. Pokoknya, gara-gara ujian ini yang hanya 1 SKS dan menjadi salah satu syarat mengikuti seminar skripsi, saya harus pontang-panting badan untuk melahap setumpuk buku-buku kuliah yang pastinya membosankan. Demi bisa lulus, iya…..demi lulus 1 SKS. Dan tau nggak, ujian komprehensif itu terdiri dari 50 soal mix and match dari 9 mata kuliah inti selama 7 semester. Kebayang kan nggak manusiawinya ujian ini? OK, saya akan ngomong terus terang di sini. Jujur dan nggak pake ditutup-tutupin. Saya belajar untuk 1 SKS ini dari awal saya masuk kuliah semester 7, bahkan ketika kuliah belum dimulai dan masih suasana liburan. Ikut KSM lompat sana lompat sini. Pokoknya, ini belajar terserius selama kuliah di sini deh. Motivasi utamanya hanya satu : saya nggak mau ikut her komprehensif. Udah harus mikir lagi, banyak lagi yang dipikir. Belum lagi skripsinya. Mungkin itu kali ya yang buat saya jadi sedikit taft, hehehe…. Nih bukti keseriusan saya belajar kompre. Perlu diingat ya, tipe belajar tiap orang itu beda-beda. Dan ini zona saya nyaman belajar saya ya seperti ini, jadi plis banget jangan diejek :). *gambar di bawah ya

Setelah gonjang-ganjing kapan pengumuman ujian 1 SKS ini diumumkan, selama itu pula saya makan nggak enak tidur nggak nyenyak (beberapa hari, setelah itu lupa, hehe). Dan akhirnya, hari Selasa, 8 April 2013 adalah hari yang ditunggu-tunggu selama sebulan ini. Alhamdulillah, saya nggak ikut her komprehensif. Abang juga. Jadi senang banget lah ya kita, bisa lebih konsen di skripsi tanpa gangguan tambahan :D. Eh tapi, yang ikut her banyak juga lho. Total ada 59 anak ; 12 SE, 14 KS, sisanya SK. Entahlah karena faktor apa, padahal dari segi biasanya mereka yang ikut her ini rata-rata nilainya lebih bagus dari saya lho. Mungkin ada rencana Allah yang lain, wallahu’alam.

SKRIPSI? Nah ini nih, prhara mahasiswa tingkat akhir yang bikin badan kalo nggak kurus ya gemuk. Kalo biasanya para mahasiswa memulai skripsinya dari bab 1 dan sebagian besar teman saya juga demikian, maka lain ceritanya dengan saya. Begitu saya ngadep dosbing, dosbing saya langsung netapin beberapa hal yang harus saya lakukan : SIAPKAN DATA, PELAJARI ANALISIS YANG AKAN DIPAKAI dan BUAT PERMODELAN. Iya sih cuma 2 itu, tapi ini udah masuk minggu kelima dan saya belum bisa mempersiapkan data 100%. Analisis yang akan dipakai? Iya sudah tau, tapi masih belajar. Kalo dipersenin sekitar 50% aja, antara nangkep nggak nangkep (fyi, analisis yang dianjurkan dosbing dan kemungkinan besar akan saya pakai ini nggak diajarin di kampus, jadi harus belajar sendiri). Jadi, harus melengkapi 2 yang pertama dulu baru bisa buat permodelan. Trus ketika saya tanya kapan saya bisa mulai buat bab 1&2, apa coba jawaban dosbing saya?

Nulis skripsi itu seminggu juga jadi kok. Asalkan datanya udah ada, analisisnya sesuai dan modelnya bagus. Kalo gitu udah ada kesimpulannya kan? Ya tinggal ditulis kan gampang.

Entahlah, mari perbanyak berdoa dan berusaha saja lah ya. Kata mbak liqo saya (murrobi), skripsi itu bukan bisa nggak bisa, tapi masalah mau dan nggak mau kerja keras. Semangat wisuda \\*,*//

Ini adalah kata-kata motivasi dari keluarga, ada foto mama papa dan abang 🙂

Ini target-target

jadwal belajar

jadwal latihan soal

jadwal belajar menjelang hari H

Ini amunisi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s