S.K.R.I.P.S.I #3


Tulisan saya muncul lagi. Yayyyyy…..*ini apa sih -.-“

Ceritanya masih di seputar nasib mahasiswa kura-kura tingkat akhir. Alhamdulillah proposal no.1 sudah saya serahkan ke 2 dosen yang saya anggap ekspert, niatnya sih minta saran dari beliau gimana bagusnya sebelum resmi diajukan ke jurusan sebagai topik resmi skripsi saya. Nah sekarang saya masih harus berjuang dengan sisa bayi topik saya sebanyak 3 buah ini. Mau diapakan? Ya dikerjakan. Apapun resikonya. Apapun alasannya.

Topik yang ke-2 adalah mengenai kopi. Sebelumnya saya merasa enjoy saja dengan topik ini. Optimis lah. Komoditi kopi ini udah masuk top five dalam urusan ekspor loh selama dekade akhir-akhir ini, jadi pasti ok dong kalo dibahas. Tapi……..perkiraan saya ini meleset ketika habis sholat maghrib di masjid tadi saya bertemu kakak tingkat yang ahli dan saya kenal dekat. Kakaknya bilang,mending nggak usah kamu ambil kopi. Kopi itu karena dia udah di top five komoditas ekspor, jadi udah banyak banget yang bahas. Kakaknya nyaranin juga supaya lihat lagi skripsi-skripsi tahun lalu. Setelah saya ublek-ublek lagi fosil-fosil skripsi dan muter sana-sini, sampailah saya pada satu keputusan besar : lebih baik saya ganti topik sekarang.

Masalah belum berhenti sampe disini saudara-saudara, masih berlanjut layaknya sinetron Tersanjung yang nggak katam-katam dari jaman saya TK sampe SMP. Masalahnya tidak lain dan tidak bukan juga masih mbulet di topik skripsi lah. Judeg saya mikir apa nggak nemu-nemu. Pokoknya saya mau neliti masalah sektor riil, nggak mau sektor moneter (selain karena sektor ini masih di awang-awang menurut saya, dosen di kampus saya yang ahli di bidang ini jarang). Jadilah saya mimbik-mimbik mau nangis. Walaupun tampang saya macam sekuriti gini,tapi hati saya hati helokiti :3

Di tengah samudera kegalauan, saya inget kalo saya belum sholat isya’. Ya udahlah, kata murobbi saya yang harus dilakukan saat lagi galau itu adalah curhat sama Allah, makanya trus saya ambil wudhu dan sholat. Sambil ngaji dikit biar sekalian latihan vokal, dapet plus plus pahala loh. Jadilah sholat isya tadi saya curhat sambil mimbik-mimbik plus pasang muka melas ke Allah, please help me My Lord 😦

Dan anda sekalian boleh percaya boleh enggak. Inspirasi itu datang. Ya. INSPIRASI ITU DATANG. So amazing banget. ping ping ping….*kayak bunyi bbm

Habis sholat saya pegang hape. Iseng aja sih mulanya buka galery foto, lagi kangen sama abang saya ceritanya. Gak sengaja saya menemukan foto tentang skripsi kakak tingkat yang dulu saya foto untuk bahan latar belakang. Yyyiiihhhaaaaa…….saya menemukan peluang yang berlimpah di sini. Masih sama topiknya di sini, tentang deindustrialisasi. Kakak tingkat itu membahas deindustrialisasi sektoral secara agregat, bukan secara per sektor. Dan saya akan mencoba mengupasnya lagi menjadi per sektor. Dalam kesimpulannya, industri manufaktur dia bagi menjadi dua : sunset industry dan sunrise industry. Sunset industry merupakan industri yang sudah melewati masa kejayaannya, kalo yang sunrise industry itu sebaliknya.

OK lah. Dengan ini saya resmi.mengganti bayi topik skripsi saya yang kedua menjadi deindustrialisasi sektor X dimana X disini merupakan sektor sunset industry yang belum saya ketahui apa. Kemungkinan besar subsektor furniture atau kalau enggak subsektor batu bara,pengilangan minyak,dll. Masalah lain yang perlu dipastikan adalah apa aja variabel-variabel penelitiannya. Dan juga kualitas datanya.

Well…..semoga selalu dimudahkan. SAYA WISUDA 2013.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s