Jeda


Aku mencintaimu dengan caraku sendiri, kamu tidak paham? karena kamu laki-laki dan aku perempuan, mungkin.

Aku menyayangimu dengan caraku sendiri, kamu merasa aneh? karena kamu begini dan aku begitu, mungkin.

Aku menyukaimu dengan caraku sendiri, kamu tidak sadar? karena tertawamu itu juga tertawaku, mungkin.

Aku mengatakan hal yang jujur, kamu kaget? karena aku tidak suka kamu terlarut dengan sikapmu yang demikian, mungkin.

mungkin….

mungkin….

mungkin….

dan mungkin….

jeda sepertinya tidak bisa mengistirahatkan perjalanan kita

aku

kamu

terlalu disayangkan saat harus berdiam.

Katakan padaku, apa yang seharusnya bagaimana.

Dan aku akan mengatakan padamu, apa yang seharusnya bagaimana.

 

Jakarta, 29 Desember 2011

ketika suatu keegoisan bertemu dengan ketidakpahaman

Iklan

2 thoughts on “Jeda

  1. dewa berkata:

    Jika Tuhan menciptakan pelangi tuk mengindahkan
    langit, maka Tuhan menciptakan sahabat tuk
    keindahan hidupmu. by: http://www.tah-bagong.mywapblog.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s