Masih


Pagi masih menemuiku

Syukurlah, walau kemarin sempat diam

Diam, karena suara2 itu terlalu bising

Berlomba mereka melepas kata

Pada bibir setengah isi

Menuju hati setengah kosong

 

Aku tahu kau benar

Mungkin cerdas?

Yah.. tapi harusnya hawamu mewangi,kan?

Atau seperti angin sepoi-sepoi yang membelai lembut

Bukan seperti ombak yang menghantam

Bukankah cerdas?

 

Lalu, hari ini pagi masih bercerita

Tentang episode yang masih bersambung

Bersambung untuk ku isi lagi setengahnya

Mengisi hati dengan hati

Bukan dengan bisingmu

Tapi dengan aku.

Jakarta,21 November 2011

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s