Aku dan Diriku


Aku dan Diriku

Aku berdiri tanpa ragu

walau hujan terus memburu wajahku yang tampak layu.

Aku menantang gelombang sendirian

terpahat dipijakan karang yang tak tumbang oleh zaman.

Aku mengokohkan kaki,

berdiri,

berlari,

bukan bersembunyi dalam ilusi

tapi menjemput mimpi dengan asa pasti.

Aku tetap gagah tak kan goyah

meski semua dahan telah patah

meski langit tak lagi cerah

meski hujan berhenti tumpah.

Aku masih tetap bernyanyi selaksa melodi.

Aku masih tetap larut dalam sepertiga malam sunyi.

Aku masih tetap tertawa untuk hari ini.

Karena aku tahu,

pilihanku mati atau jadi berarti.

To my best motivator : my parents

Jakarta, 5 April 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s